Selasa, 27 Maret 2012

Srikaya Merah




Klasifikasi:
Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio :Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Sub Kelas : Dialypetalae
Bangsa : Polycarpicae/ Ranales/ Ranunculales
Famili : Annonaceae
Genus : Annona
Spesies : Annona squamosa L.


Nama umum
Indonesia:
Srikaya, sirkaya, sarikaya, atis
Inggris:
Sugar Apple
Melayu:
Nona Sri Kaya, Buah Nona, Sri Kaya
Vietnam:
Na, Mang Cau Ta
Thailand:
Noi Na
Pilipina:
Atis

  • Deskripsi
  • Permukaan daun mengkilat (nitidus)
  • Daging daun seperti kertas (papyraceus)
  • Daun majemuk, helaian bentuk elips memanjang sampai bentuk lanset, ujung tumpul, sampai meruncing pendek, panjang 6–17 cm, lebar 2,5–7,5 cm,
  • Daun kelopak segitiga, waktu kuncup bersambung seperti katup, kecil. Mahkota daun mahkota segitiga, yang terluar berdaging tebal, panjang 2–2,5 cm, putih kekuningan, dengan pangkal yang berongga berubah ungu, daun mahkota yang terdalam sangat kecil atau mereduksi
  • Bagian bawah daun sedikit berbulu balig (pubescent) atau melokos (glabrescent)
  • Berumah satu (monoecus), berkelamin b anci (hermaphroditus)
  • Bunga tunggal, dalam berkas, 1-2 berhadapan atau samping daun
  • Dasar bunga bentuk tugu (tinggi)
  • Benang sari berjumlah banyak, putih, kepala sari bentuk topi, penghubung ruang sari melebar, dan menutup ruang sari
  • Putik banyak, setiap putik tersusun dari 1 daun buah, ungu tua, kepala putik duduk, rekat menjadi satu, mudah rontok
  • Merupakan buah buni ganda (buah sejati ganda)
  • Buah majemuk agregat
  • Berbentuk bulat membengkok di ujung, garis tengah 5-10 cm
  • Buahnya berbentuk bulat dengan kulit bermata banyak
  • Biji dalam satu buah agregat banyak hitam mengkilat
  • Bijinya berwarna coklat tu


Indikasi
Daun digunakan untuk mengatasi: batuk, demam, reumatik, menurunkan kadar asam urat darah yang tinggi, disentri, rectal prolaps pada anak-anak, cacingan, kutu kepala, pemakaian luar untuk borok, luka, bisul, skabies, kudis, dan ekzema. Biji digunakan untuk mengatasi:
pencernaan lemah, cacingan, dan mematikan kutu kepala dan serangga. Buah muda digunakan untuk mengatasi : diare, disentri akut, dan gangguan pencernaan (atonik dispepsia).
Akar digunakan untuk mengatasi: sembelit, disentri akut, depresi mental, dan nyeri tulang punggung.
Kulit kayu digunakan untuk mengatasi: diare, disentri, dan luka berdarah.






 

Kamis, 22 Maret 2012

Anggur Laut/ Coccoloba unifera L.

Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Sub Kelas : Apetalae
Bangsa : Polygonales
Famili : Polygonaceae
Genus : Coccoloba
Spesies : Coccoloba unifera L.



Ciri-ciri
Habitus: Perdu, tinggi 2-4 m Batang Tegak, bulat, percabangan simpodial, beruas-ruas, putih kecoklatan
Daun: Tunggal, berseling, bulat, tepi rata, ujung dan pangkal membulat, panjang 10-20 cm, lebar 15-25 cm, bertangkai pendek, permukaan licin, pertulangan menyirip, hijau
 
Bunga: Majemuk, bentuk bulir, di ketiak daun, tangkai silindris, panjang 10-20 cm, hijau, kelopak bentuk piala, hijau, benang sari panjang 5 mm, putih, tangkai putik pipih, kepala putik bulat, kuning mahkota lonjong, putih
Buah Buni, bulat telur, diameter 1-2 cm, hijau kekuningan Biji: Bulat, diameter 5-8 mm, keras, hitam

Akar: Tunggang, putih kotor
Kandungan Kimia
Daun, buah dan kulit batang anggur laut mengandung saponin, flavonoida dan tanin, di samping itu kulit batangnya juga mengandung antrakinon.
Khasiat
Kulit batang dan buah anggur laut berkhasiat sebagai obat mencret/diare dan obat batuk. Untuk obat diare dipakai 10 gram buah anggur laut yang masih muda, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air sampai mendidih, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.


Selasa, 20 Maret 2012

Kemenyan (Styrax benzoin)




Klasifikasi  :
Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Kelas : Dicotyledoneae
Sub Kelas : Sympetalae
Bangsa : Ebenales
Famili : Styracaceae
Genus :Styrax
Spesies : Styrax benzoin










Ciri-ciri
Habitus: Pohon tinggi ± 18 m.
Batang: Tegak, bulat, berkayu, halus, percabangan simpodial, coklat muda.
Daun: Tunggal, lonjong, berseling, tersebar, panjang 4-8 cm, lebar 2-5 cm, tepi rata, ujung meruncing, pangkal runcing, pertulangan menyirip, hijau, tangkai bulat, panjang 0,5-1,5 cm, hijau pucat.
Bunga: Majemuk, lonjong, di ketiak daun dan ujung batang, tangkai bulat, hijau, kelopak bentuk mangkok, berbulu, hijau, benang sari putih, putik silindris, putih, mahkota bertaju lima, bentuk lonceng, putih.
Buah: Lonjong, masih muda hijau setelah tua coklat.
Biji: Bulat, diameter ± 1,2 cm, coklat.
Akar: Tunggang, coklat muda.


Kandungan Kimia

Daun, kulit batang dan akar kemenyan mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.

Khasiat 

Kulit batang kemenyan berkhasiat sebagai obat penenang.

Untuk obat penenang dipakai + 3 gram kulit batang kemenyan, dicuci lalu ditumbuk halus, diseduh dengan 1 gelas air matang panas, setelah dingin disaring. Hasil saringan diminum sekaligus.


Deskripsi botani

Pohon kemenyan memiliki ukuran sedang sampai besar dengan diameter antara 20-30 cm dengan tinggi mencapai 20 hingga 30 meter. Berbatang lurus dengan percabangan yang sedikit dan kulit batang berwarna kemerahan. Kemenyan berdaun tunggal yang tersusun spiral dan berbentuk oval, bulat memanjang dengan ujung daun meruncing.
Tanaman kemenyan tidak memerlukan persyaratan yang istimewa terhadap jenis tanah. Dapat tumbuh pada tanah podsolik, andosol, latosol, regosol dan berbagai asosiasi lainnya mulai dari tanah yang bertekstur berat sampai ringan dan tanah yang kurang subur sampai yang subur. Jenis tanaman initumbuh pada tanah yang berporositas tinggi sehingga mudah meresapkan air.

Deskripsi buah dan benih

Buah kemenyan berbentuk bulat dan lonjong dengan ukuran yang agak kecil. Biji berwarna cokelat terbungkus dalam daging buah yang tebal dan keras.


Pemanfaatan
Getah kemenyan dikenal dengan nama Benzoin resin, berupa getah kering dari beberapa pohon genus Styrax. Di antaranya, yang paling banyak diperdagangkan adalah getah pohon Styrax Tonkinensis (Siam Benzoin), Styrax Benzoin dan Styrax Sumatrana (Sumatera Benzoin). Sebagai bahan baku dupa dan sebagai fixative (pengikat) dalam industri parfum.