Jumat, 29 Juni 2012

Celosia cristata L.


Klasifikasi:
Regnum: Plantae
Divisio: Spermarophyta
Sub Divisio: Angiospermae
Kelas: Dicotyledoneae
Sub Kelas: Apetalae
Bangsa: Caryophyllales/Centrospermae
Famili: Amaranthaceae
Genus: Celosia
Spesies: Celosia cristata L.

Celosia berasal dari bahasa Yunani ‘kelos’ yang berarti terbakar karena penampilannya menyerupai bunga api. Termasuk dalam keluarga Amarathanceae, Celosia dulunya merupakan  tanaman liar yang tumbuh luas di daerah Amerika Selatan, Afrika tropis dan Asia Tenggara. Sekarang Celosia lebih banyak ditanam sebagai tanaman hias di halaman.

Celosia Century, seperti pada foto, berasal dari Afrika dan lebih menyerupai bunga api. Warna bunganya bermacam- macam mulai dari merah, kuning dan oranye. Salah satu varietas Celosia di Indonesia dikenal dengan nama Jengger Ayam (Celosia cristata) berasal dari India Utara. Ketika mekar bunganya akan berbentuk seperti jengger ayam dan termasuk tanaman obat. 

Jengger Ayam dimanfaatkan untuk penyakit hipertensi, infeksi saluran kemih, wasir, haid tidak teratur, radang usus dan lambung. Untuk pengobatan, bunga Jengger Ayam direbus  dengan air dan setelah itu dimimun.  Kandungan kimia dan efek farmakologis tanaman ini berkhasiat sebagai anti peradangan dan menghentikan pendarahan. 

Selain bunga, daun Jengger Ayam pun dapat dimanfaatkan sebagai obat luka. Sebagai konsumsi masakan dengan cara  merebus pucuk daunnya yang muda. Teksturnya lembut dan rasanya seperti bayam. Perbanyakan tanaman ini adalah dengan biji/ benih. Bunga dapat bertahan hingga 10 minggu tergantung kondisi tanah. Meski begitu, tanaman ini lebih  menyukai kondisi tanah yang lembap.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar