Rabu, 30 Mei 2012

Belamcanda chinensis L, DC. (Brojo Lintang)

Klasifikasi:
Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Kelas : Monocotyledoneae
Bangsa : Gynandrae/Orchidales
 Famili : Iridaceae
Genus : Belamcanda
Spesies : Belamcanda chinensis L, DC.

Nama Daerah:
Sunda: Sulinga
Jawa: Brojo lintang
Minahasa: Kiris
Inggris/Amerika: Blackberry lily, Leopard flower, Leopard lily


Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/
http://www.plantamor.com/
http://tanamanobat.org/
Ciri-ciri:
Habitus: Semak, tinggi 1-1,5 m Batang Tegak, masif, pipih, berbuku-buku, halus, kuning kehijauan. Daun: Tunggal, menutupi batang, lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal terbelah, pertulangan sejajar, panjang 50-60 cm, lebar 2-4 cm, hijau kebiruan Bunga: Majemuk, berkelamin dua, di ujung batang, kelopak segi tiga memanjang, ungu, benang sari tiga buah, panjang 1-1,5 cm, kuning, kepala sari pipih, kuning, putik kuning, mahkota bentuk bintang, segi enam, halus, jingga Buah: Kotak, bulat memanjang, berparuh, hijau. Biji: Bulat pipih, putih. Akar: Serabut, putih kotor.

Kandungan Kimia:
Bunga, daun dan akar brojo lintang mengandung saponin, bunganya juga mengandung alkaloids dan tanin dan daunnya juga mengandung polifenol.

Khasiat:
Bunga dan daun brojo lintang berkhasiat sebagai obat penurun panas dan akarnya berkhasiat untuk urus-urus. Untuk obat penurun panas dipakai 1-5 gram bunga dan daun segar Belamcanda chinensis, dicuci, ditumbuk sampai lumat, diparamkan pada badan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar