Jumat, 27 Januari 2012

Jeruk kasturi/Citrus madurensis Lour

Klasifikasi :
Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Kelas :Dicotyledoneae
Sub Kelas : Dialypetalae
Bangsa : Rutales
Famili : Rutaceae
Genus: Citrus
Spesies : Citrus madurensis Lour




Terkadang disebut pula jeruk kipp atau jeruk imlek, jeruk yang berasal dari Cina. Saat tahun baru imlek, jeruk ini sering dijadikan sebagai hadiah karena warnanya yang kuning keemasan dikenal dengan istilah Jin Ju. Jeruk pun dianggap sebagai lambang kekayaan dan pembawa perdamaian.

Warnanya yang cerah merupakan lambang keceriaan dan kebahagiaan. Sedangkan daunnya yang hijau dan lebat melambangkan kemakmuran. Buah jeruk juga tak jarang dilambangkan sebagai emas, kesejahteraan, dan keberuntungan sehingga orang yang menanam dan memeliharanya diharapkan rezekinya akan terus mengalir.

Pegagan/Centella asiatica, (Linn), Urb.


 Klasifikasi :
Regnum : Plantae
Divisio : Spermatophyta
Sub Divisio : Angiospermae
Kelas: Dicotyledoneae
Bangsa : Apiales
Famili : Apiaceae
Genus : Centella
Spesies : Centella asiatica, (Linn), Urb.





Uraian :
Terna liar, terdapat di seluruh Indonesia, berasal dari Asia tropik. Menyukai tanah yang agak lembab dan cukup mendapat sinar matahari atau teduh, seperti di padang rumput, pinggir selokan, sawah, dan sebagainya. Kadang-kadang di tanam sebagai penutup tanah di perkebunan atau sebagai tanaman sayuran (sebagai lalab), terdapat sampai ketinggian 2.500 m di atas permukaan laut. Pegagan merupakan terna menahun tanpa batang, tetapi dengan rimpang pendek dan stolon-stolon yang merayap dengan panjang 10 cm - 80 cm, akar keluar dari setiap bonggol, banyak bercabang yang membentuk tumbuhan baru. Helai daun tunggal, bertangkai panjang sekitar 5 cm - 15 cm berbentuk ginjal. Tepinya bergerigi atau beringgit, dengan penampang 1 cm - 7 cm tersusun dalam roset yang terdiri atas 2 - 10 helai daun, kadang-kadang agak berambut. Bunga berwarna putih atau merah muda, tersusun dalam karangan berupa payung, tunggal atau 3-5 bersama-sama keluar dari ketiak daun. Tangkai bunga 5 mm - 50 mm. Buah kecil bergantung yang bentuknya lonjong/pipih panjang 2 - 2,5 mm, baunya wangi dan rasanya pahit.
Nama Lokal :
Daun kaki kuda (Indonesia), Pegaga (Ujung Pandang); Antanan gede, Atnanan rambat (Sunda), Dau tungke (Bugis); Pegagan, Gagan-gagan, Rendeng, Kerok batok (Jawa); Kos tekosan ( Madura), Kori-kori (Halmahera)

Kumis Kucing/ Orthosiphon stamineus Benth.


Klasifikasi :Regnum: Plantae (Tumbuhan)
Sub Regnum: Tracheobionta
Divisio: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Sub Divisi: Angiospermae
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Asteridae
Ordo: Lamiales
Famili: Lamiaceae
Genus: Orthosiphon
Spesies: Orthosiphon stamineus Benth.
Nama umum
Indonesia:
Kumis kucing, kumis ucing, remujung (Jawa)
Inggris:
Java tea
Melayu:
Misai kucing
Thailand:
Yaa nuat maeo
Pilipina:
kabling gubat
Cina:
Mao xu cao





Ciri Morfologis:
Ø      Biji tanaman 60 – 70 cm
Ø      Berbatang halus dengan daun pada setiap ujung
Ø      Bentuk daun oval mungil dan berbulu halusdi permukaan bagian bawah
Ø      Penampilan tanaman cukup rimbun
Ø      Daun berwarna hijau muda
Ø      Bunganya berwarna putih, kurang menarik
      Ø      Bila dibiarkan berbunga, maka pertumbuhan daun lebih sedikit dan tanaman