Kamis, 01 November 2012

Hippeastrum equestre Herb. (Kembang Torong)


Klasifikasi:

Regnum: Plantae
Divisi: Spermatophyta
Sub divisi: Angiospermae
Kelas: Monocotyledoneae
Bangsa: Liliales
Famili (Suku): Amaryllidaceae
Genus(Marga): Hipeastrum
Spesies (Jenis): Hippeastrum equestre Herb.



Deskripsi:

Habitus: Herba, menahun, tinggi 40-60 cm. Batang: Tidak berbatang, di dalam tanah membentuk umbi lapis, putih. Daun: Tunggal, roset akar, lanset, panjang 30-60 cm, lebar 3-6 cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, pertulangan sejajar, sedikit berdaging, lunak, licin, hijau. Bunga: Majemuk, bentuk payung, di ketiak daun, terdiri dari 2-5 kuntum, daun penumpu tipis, coklat, tangkai bunga berongga, panjang 25-40 cm, benang sari jumlah 6-8, putik duduk di tengah bunga, ujung beruang 3 berlendir, putih, dasar mahkota saling menutup membentuk terompet, ujung lepas, 6 helai, panjang 10-15 cm, merah. Buah: Kotak, beruang 3 atau 4, bulat panjang, tiap kotak berisi banyak biji, hijau.
Biji: Bulat, pipih, hitam. Akar: Serabut, putih.

Kandungan Kimia:

Umbi, daun dan bunga kembang torong mengandung saponin dan flavonoida, di samping itu umbinyajuga mengandung polifenol.

Khasiat:

Umbi lapis kembang torong berkhasiat sebagai obat bengkak leher dan sakit tenggorokan. Untuk obat bengkak leher dipakai ± 25 gram umbi lapis kembang torong, dicuci dan ditumbuk halus lalu ditempelkan pada leher yang membengkak kemudian dibalut dengan kain yang bersih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar