Klasifikasi:
Regnum: Plantae
Divisio: Spermatophyta
Sub Divisio: Angiospermae
Kelas: Dicotyledoneae
Sub Kelas: Sympetalae
Bangsa: Solanales
Famili: Convolvulaceae (suku
kangkung-kangkungan)
Genus: Ipomoea
Spesies: Ipomoea tuba (Schlecht.) G. Don
Kerabat Dekat: Kangkung Air, Ubi Jalar, Sri Pagi, Widosari, Kangkung Hutan, Tapak Kuda, Rincik Bumi, Kangkung Darat, Tatarompetan, Akar Hitang, Kangkung Bulu, Ipomoea horsfalliae |
Sabtu, 29 September 2012
Ipomoea tuba (Schlecht.) G. Don
Jumat, 21 September 2012
Bombax malabaricum DC.
Kamis, 20 September 2012
Plumbago zeylanica L (Daun Encok)
|
Klasifikasi:
Regnum: Plantae
Divisio: Spermatophyta
Sub Divisio: Angiospermae
Kelas: Dicotyledoneae
Sub Kelas: Sympetalae
Bangsa: Plumbaginales
Famili: Plumbaginaceae
Genus: Plumbago
Spesies: Plumbago
zeylanica L
Uraian :
Tumbuhan ini berasal dari Sri Lanka,
kemudian menyebar ke seluruh kawasan tropik, termasuk Indonesia dan kepulauan
Pasifik. Daun encok tumbuh liar di ladang, di tepi saluran air atau ditanam
di pekarangan sebagai pagar hidup dan tempat-tempat lainnya sampai setinggi +
800 m dpi. Perdu tahunan yang menaik, berbatang panjang, tinggi 0,6 - 2 m.
Batang berkayu, bulat, licin, beralur, bereabang. Daun tunggal, letak
berseling, bertangkai yang panjangnya 1,5 - 2,5 cm, pangkal tangkai daun agak
melebar, memeluk batang. Daun bulat telur sampai jorong, panjang 5 - 11 cm,
lebar 2 - 5 cm, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi beringgit, pertulangan
menyirip, wamanya hijau. Bunga majemuk dalam tandan yang keluar di ujung
tangkai, kecil-kecil, berambut, berwarna putih. Buah kecil, bulat panjang, masih muda hijau,
setelah tua hitam. Biji kecil, cokelat. Perbanyakan dengan biji atau setek.
Nama Lokal :
Daun encok,
ki encok (Sunda), ceraka (Sumatera); Bama, godong encok, poksor (Jawa).
kareka (Madura); Bama (Bali), oporie (Timor). ; Agni, chitra, chitraka (India,
Pakistan),; Ceylon leadwort, white flowered leadwort (Inggris).
|
Langganan:
Postingan (Atom)




