|
Klasifikasi:
Regnum:
Plantae
Divisio:
Spermatophyta
Sub
Divisio: Angiospermae
Kelas:
Monocotyledoneae
Sub Kelas:
Liliidae
Ordo: Liliales Famili: Agavaceae Genus: Sansevieria Spesies: Sansevieria trifasciata Prain.
Deskripsi
Nama umum dari tanaman ini adalah Lidah mertua, Lidah setan, Lidah
jin, dan tanaman ular ini adalah jenis dari sekitar 70 spesies yang termasuk
dalam keluarga Ruscaceae. Tanaman ini berasal dari bagian tropis dan subtropis
dari negara-negara di Eropa, Asia, dan Afrika.
Beberapa spesies sangat terkenal sebagai tanaman rumahan adalah Sansevieria
trifasciata yang sangat laku di pasar; sejumlah kultivar juga dapat
ditemukan. Pertumbuhan tanaman ini relatif lambat dan berlangsung selama
bertahun-tahun. Tanaman yang tumbuh tinggi berdaun kaku, tegak, dan berbentuk
tombak, sedangkan tanaman yang tumbuh kerdil membentuk mawar.
Tips Perawatan
Sebagai
tanaman rumahan, Sanseviera tumbuh pada suhu hangat dan pencahayaan yang
tinggi, tapi juga sanseviera dapat tumbuh di bawah naungan. Sanseviera dapat
busuk pada pot yang tergenang air, jadi sangat penting untuk diingat bahwa pot
harus selalu kering dan jangan terlalu sering menyiramnya.
|
Rabu, 12 September 2012
Sansevieria trifasciata Prain. (Lidah Mertua)
Selasa, 11 September 2012
Muntingia calabura L. (Kersen/Talok)
Klasifikasi:Regnum: PlantaeDivisio: SpermatophytaSub Divisio: AngiospermaeKelas: DicotyledoneaeSub Kelas: DialypetalaeBangsa: MalvalesFamili: ElaeocarpaceaeGenus: MuntingiaSpesies: Muntingia calabura L.Deskripsi Morfologi
Habitus :
Pohon, tahunan, tinggi 2-10 m, berkayu, tegak, bulat, percabangan simpodial, cabang
berambut halus, coklat keputih-putihan. Daun
: Tunggal, berseling, bulat telur bentuk lanset, panjang 6-10 cm, ujung dan
pangkal runcing, bergerigi, berbulu, pertulangan menyirip, hijau, mudah layu. Bunga
: tunggal, berkelamin 2, bunga 1-3 menjadi satu di ketiak daun, mahkota
lonjong, tepi rata, bulat telur terbalik, gundul, putih, panjang 8-11 mm,
tonjolan dasar bunga bentuk cawan, benang sari panjang ±0,5
cm, kuning, putik kecil, berlekuk 5-6, putih. Buah : Buni,
bulat, berdiameter ±1 cm, merah. Biji : Bulat, kecil,
putih kekuningan, tiap buah mengandung ratusan biji. Akar : Tunggang,
putih kotor.
Anatomi
Daun.
Mempunyai
mucilaginous epidermis, stomata, yang pada umumnya anomocytic. Epidermis tanpa
kristal idioblasts. Epidermis Abaxial bukan papillose. Terdapat rambut, yang
bersifat eglandular ataupun glandular yang terdiri atas unicellular, dan
beberapa multiseluler. Helaian daun pada umumnya Dorsiventral atau isobilateral
(kadang-kadang ' terdiri atas jaringan palisade'); dengan rongga yang
keluar, atau tanpa rongga yang keluar. Rongga yang keluar yang berisi lem
cair/getah; Rongga yang keluar schizogenous, atau lysigenous. Mesophyll yang
berisi sel lem cair/getah. Daun kecil tanpa floem sel transfer (Entelea,
Sparmannia).
Anatomi
Batang.
Terdapat
rongga batang yang pada umumnya di bagian tengah batang dan korteks dan
bergetah. Mempunyai kambium gabus; pada awalnya dangkal. Tangkai pohon
Tri-Lacunar. Jaringan vaskuler utama di dalam silinder, tanpa bundel terpisah;
sentrifugal. Floem internal tidak ada. Bahan pengental sekunder mengembangkan
suatu cambial konvensional. Floem sekunder membuat stratifikasi ke dalam dengan
keras ( berserat) dan lembut ( parenchymatous). Selaput kayu dengan tracheids,
atau tanpa tracheids; dengan serat tracheids ( dengan lubang (galian) kecil di
dalam Tilia), atau tanpa serat tracheids; dengan libriform serat. Terdapat
pembuluh end-walls sederhana. Pembuluh tanpa lubang kecil. Sel dasar (Jenis
Durio Dan Pterospermum). Kayu parenchyma apotracheal, atau paratracheal.
Sieve-Tube plastids S-Type.
Kebiasaan
Dan Format Daun.
Leptocaul.
Mesophytic. Daun berpilin atau distichous; petiolate; tidak mempunyai
sarung pelindung; sederhana. Ujung Daun terbelah; atau keseluruhan tidak
simetris; palmately berlekuk; pada umumnya palmately berurat. Stipules
intrapetiolar; bebas dari satu sama lain; caduceus.
Fisiologi,
Biokimia.
Tidak
cyanogenic. Mempunyai alkaloida yang jarang. Iridoids tidak terdeteksi.
Mempnuyai Proanthocyanidins dan cyaniding, Flavonols (kaempferol, atau
kaempferol dan quercetin). Cuka Ellagic tidak ada. Tidak terdapat Arbutin. Akumulasi
Aluminium yang tidak ditemukan. Terdapat Gula (yang sebagian besar
oligosaccharide + sukrosa), tetapi beberapa myoinositol pada umumnya terdeteksi
juga. Muntingia calabura termasuk tanaman C3. Fisiologi C3 merekam
secara langsung di dalam Corchorus, Tilia.
Khasiat
Daun Muntingia calabura berkhasiat sebagai
obat batuk dan peluruh dahak,
buah yang telah masak untuk obat sakit kuning. Untuk obat batuk dipakai ± 20 gram daun segar Muntingia
calabura, dicuci dan
direbus dengan 3 gelas air sampai air rebusannya tinggal setengah, dinginkan lalu disaring. Hasil saringan diminum tiga kali sehari sama banyak.
Kandungan
kimia
Daun dan
kulit batang Muntingia calabura mengandung saponin, flavonoida dan polifenol.
Referensi:http://cookislands.bishopmuseum.org/species.asp?id=6410http://www.discoverlife.org/mp/20q?search=Muntingia+calabura
http://delta-intkey.com/angio/www/tiliacea.htm
http://florabase.calm.wa.gov.au/browse/flora?f=220&level=f&id=220 |
Cola acuminata Schott et Endl
Klasifikasi:
Regnum: Plantae
Divisio: Spermatophyta
Sub Divisio:
Angiospermae
Kelas: Dicotyledoneae
Sub Kelas: Dialypetalae
Bangsa: Malvales
Famili: Sterculiaceae
Genus: Cola
Spesies: Cola acuminata Schott et Endl
Ciri-ciri:
Habitus: Pohon, tinggi ± 20 m. Batang:
Bulat, berkayu, keras, bercabang-cabang, permukaan kasar, hijau kecoklatan, Daun:
Tunggal, tersebar, bertangkai, bulat telur memanjang, ujung runcing, tepi
rata, pangkal meruncing, panjang 7-19 cm, lebar 2-6 cm, pertulangan menyirip,
hijau. Bunga: Majemuk, bentuk malai, kelopak bentuk kerucut, di
ketiak daun, masih muda hijau setelah tua coklat, mahkota bentuk bintang,
bertaju lima, benang sari sepuluh, tersusun seperti bintang, ungu, putik
kuning, kuning keputih-putihan.
|
Buah: Kotak, tiap tangkai satu
sampai lima, bulat memanjang. tiap buah berisi lima sampai lima belas biji,
panjang 8-15 cm, diameter 5-9 cm, hijau. Biji: Bulat telur, keras,
panjangnya 3-6 cm, lebar 2-4 cm, selaput biji rasa manis, wangi, merah. Akar:
Tunggang, coklat. Biji: Bulat telur, keras,
panjangnya 3-6 cm, lebar 2-4 cm, selaput biji rasa manis, wangi, merah. Akar:
Tunggang, coklat.
Referensi: |
Langganan:
Postingan (Atom)





